Bodykit Mobil, bengkel bodykit, bengkel body repair, bengkel cat, body repair.
085717028870 / 082122777302
Pin BB

Urusan modifikasi, pakai kit bodi tambahan merupakan aplikasi keseluruhan yang bisa mengubah drastis tampilan mobil. Masalah desain tergantung selera, tetapi bahan pembuatannya bisa berbeda-beda. Nah, ada apa saja sih jenis bahan kit bodi?

Dijelaskan Andre Mulyadi dari rumah modifikasi asal Bandung, Signal Kustom, ada dua jenis umum bahan kit bodi, yaitu fiber atau serat dan plastik.

Pembuatan kit bodi oleh pemodifikasi lokal dimulai dari mencetak kerangka awal atau disebut “master”. Salah satu metodenya, bengkel menggunakan mat fiber plus tambahan resin keruh.

Langkah selanjutnya adalah membuat molding kit bodi memakai bahan lain, kebanyakan menggunakan bahan serat kaca (fiberglass) yang lebih bagus, yakni fiber reinforce plastic (FRP). “Serat FRP lebih kuat dan cenderung tahan benturan serta memiliki kelenturan yang baik,” kata Andre, Senin (28/11/2016).

Mengingat posisi kit bodi berada di bagian paling luar mobil, risiko benturan pun besar. Poin lebih bahan FRP adalah lebih tahan ketimbang bahan kit bodi lain.

Metode pembuatan master menggunakan dua bahan berbeda ini menjadikan biaya bengkel bisa naik 2-3 kali lipat karena, kata Andre, bahan FRP lebih mahal. Cara ini juga jadi memengaruhi harga jual ke konsumen.

Plastik

Metode pembuatan master dan molding juga bisa dilakukan menggunakan bahan plastik. Namun, biasanya, biar harga kit bodi lebih murah, cetakan hanya dibuat sekali lantas dijual ke konsumen.

Bahan plastik lebih sering ditemui di Indonesia, dan cenderung banyak dipakai untuk membuat replika kit bodi merek terkenal.

Menurut Andre, produk kit bodi dari tuner Jepang, seperti JR Racing atau Veilside, menggunakan bahan FRP. Alasannya agar desain tidak mudah ditiru pihak lain.

“Kemungkinan besar hal ini dilakukan untuk menjaga desain mereka tidak mudah ditiru pihak luar. Bila mereka membuat master di luar, itu akan memudahkan mencetak molding plastiknya. Kit bodi replika hampir kebanyakan plastik,” urai Andre.

Di pasaran, kata Andre, harga kit bodi bahan FRP dibanderol Rp 35 juta-Rp 40 juta, sedangkan untuk plastik harganya bisa ditekan sampai Rp 2 juta.